Pelatihan ini diselenggarakan KAI Commuter guna meningkatkan kompetensi, menanamkan budaya perusahaan, dan menekankan keselamatan kerja bagi Insan KAI Commuter.
Dalam rangka meningkatkan kompetensi Insan KAI Commuter, terutama di bidang sarana, KAI Commuter menyelenggarakan Diklap Refreshing Langsir di Dipo KRL Depok pada 8-11 Desember 2025. Dalam pelatihan ini, seluruh peserta memperoleh beragam materi, antara lain, Budaya Perusahaan, Safety Refreshing, dan Pengetahuan Langsir.
Internal Relation and Corporate Culture Asisten Manager KAI Commuter Langkah Aditama dalam pemaparannya menyampaikan, budaya perusahaan sangat penting dalam membentuk karakter pegawai. Budaya perusahaan bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi untuk mendorong kualitas kerja, produktivitas, dan kepuasan pelanggan.
“Penerapan budaya perusahaan yang baik dapat meningkatkan kinerja perusahaan hingga 65 persen, sekaligus membentuk integritas, tanggung jawab, dan disiplin setiap pegawai,” ujarnya.
Langkah menambahkan, KAI Commuter mengimplementasikan budaya AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), core value Badan Usaha Milik Negara. Sementara, sebagai panduan karakter Insan Kereta Api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimplementasikan CITAR, yakni Commitment, Integrity, Teamwork, Accountability, dan Responsibility.
Guna mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, tertib, dan nyaman, lanjut Langkah, PT KAI juga menerapkan prinsip 5R, yakni Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. “Saya berharap Insan KAI Commuter menerapkan 5R dalam bekerja dan ikut berpartisipasi dalam 5R Challenge. Kompetisi ini penting untuk menunjukkan komitmen KAI Commuter terhadap budaya perusahaan.”

Keselamatan adalah Utama
Selain penguatan budaya perusahaan, Diklap Refreshing Langsir ini juga membekali wawasan para peserta akan pentingnya keselamatan dan kesehatan dalam bekerja. Safety Inspector KAI Commuter Edi Cahyono dalam pemaparannya menyampaikan, terkait keselamatan dan kesehatan kerja, KAI Commuter berpedoman pada berbagai regulasi, mulai dari Undang-Undang No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, hingga Peraturan Menteri yang mengatur standar keselamatan dan Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian (SMKP).
“KAI Commuter sudah mengantongi sertifikasi SMKP sejak 2023. Ini penting sebab keselamatan adalah prioritas utama, karena risiko terbesar bukan pada perusahaan, tetapi pada keselamatan para pekerja di lapangan.”
Edi menambahkan, berdasarkan data internal KAI Commuter, setiap tahun, angka kecelakaan kerja terus mengalami penurunan. Kendati demikian, pelatihan, pengawasan, dan penanaman budaya keselamatan harus terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran pegawai untuk bekerja dengan tanggung jawab penuh, sehingga operasional kereta tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.
Adapun materi mengenai Peraturan Dinasi Terkait Petugas Lapangan Langsir dan Penjaga Wesel disampaikan oleh Chaikal Primadi, Wakil Kepala Stasiun Depok. Sementara, materi mengenai Pengetahuan Langsir dan Wesel disampaikan oleh Rahmat Awaludin, Kepala Sub PERKA DIPO Bogor.

Pullquote:
“Penerapan budaya perusahaan yang baik dapat meningkatkan kinerja perusahaan hingga 65 persen, sekaligus membentuk integritas, tanggung jawab, dan disiplin setiap pegawai,”
Internal Relation and Corporate Culture Asisten Manager Langkah Aditama