PIKKA KAI Commuter Gandeng Pusaka Indonesia Tingkatkan Keterampilan Anggota

Share this article

Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan wawasan anggota melalui edukasi pembuatan minuman herbal bersama Pusaka Indonesia.

Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati Kereta Api (PIKKA) Unit KAI Commuter kembali menyelenggarakan pertemuan rutin di Kantor KAI Commuter Juanda pada Selasa, 25 November 2025. Berkolaborasi dengan Pusaka Indonesia, kegiatan yang berlangsung hangat ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan wawasan anggota PIKKA, terutama Unit KAI Commuter.

Ketua PIKKA Unit KAI Commuter Dina Asdo dalam sambutannya menyampaikan, mengusung tema Pembuatan Minuman Herbal bersama Pusaka Indonesia, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan anggota PIKKA. Kegiatan ini juga diharapkan membuka peluang pemberdayaan ekonomi keluarga melalui keterampilan baru yang dapat diterapkan dari rumah.

“Pada pertemuan ini, kita mendapatkan ilmu yang luar biasa. Ilmu ini nantinya dapat digunakan untuk mengisi waktu luang atau menjadi sumber penghasilan ketika pensiun,” ujar Dina.

Dalam kesempatan tersebut, Dina juga menginformasikan mengenai kebijakan PIKKA Pusat untuk tahun 2026. Sesuai arahan dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) selaku Pelindung PIKKA, sejumlah kegiatan seperti pemberian beasiswa yang selama ini dilakukan akan ditiadakan. Sementara, peringatan hari besar disederhanakan menjadi tiga agenda utama, yakni Hari Kartini, Hari Ulang Tahun PIKKA, dan Hari Ibu.

Kendati demikian, Dina berharap kebersamaan yang selama ini terjalin harus terus dipelihara dan dijaga bersama. “Saya berharap silaturahmi kita jangan sampai terputus. Kita tetap bisa berkegiatan sederhana seperti hari ini, yang penting kebersamaan kita terjaga,” ungkapnya.

Edukasi Herbal Bersama Pusaka Nusantara

Ketua Wilayah Pusaka Indonesia DKI Jakarta dan Banten Sari dalam sambutannya menuturkan, Pusaka Indonesia merupakan gerakan masyarakat yang menghayati nilai-nilai Pancasila melalui program Trisakti. Di dalam organisasi ini terdapat Akademi Herbal Nusantara yang berfokus pada sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan herbal sebagai upaya meningkatkan kedaulatan kesehatan keluarga.

Melalui Akademi Herbal Nusantara, Pusaka Indonesia berupaya mengembalikan tradisi herbal Nusantara yang telah digunakan turun-temurun. Edukasi ini mendorong masyarakat untuk memahami manfaat tanaman herbal serta mengurangi ketergantungan pada obat-obatan sintetis.

Ia menambahkan, para narasumber yang hadir dalam kegiatan ini merupakan praktisi berpengalaman di dunia peracikan herbal, sehingga peserta dapat melakukan diskusi mendalam mengenai kebutuhan maupun kendala yang dihadapi dalam membuat minuman herbal.

“Sebagai langkah awal, ibu-ibu sebaiknya merasakan sendiri manfaat herbal untuk kesehatan keluarga. Setelah itu barulah ilmu ini bisa dibagikan kepada lingkungan sekitar,” jelas Sari.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan cara meracik minuman herbal dari rumah. Setelah itu, narasumber melakukan demonstrasi langsung mengenai cara memilih bahan, mengolah, hingga membuat minuman herbal dengan benar. Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga berkesempatan mencicipi langsung produk herbal racikan Pusaka Indonesia.

Pullquote:

“Kegiatan ini diharapkan mempererat silaturahmi sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi keluarga melalui keterampilan baru yang dapat diterapkan dari rumah.”

Ketua PIKKA Unit KAI Commuter Dina Asdo