Safety Starts With Us!

Share this article

Bagi Insan KAI Commuter, safety bukan sekadar aturan kerja, melainkan komitmen dalam setiap langkah pelayanan. Dari memastikan fasilitas aman digunakan hingga saling mengingatkan potensi bahaya, budaya keselamatan dibangun dari kepedulian sehari-hari. Berikut pendapat Pioneers tentang arti safety.

 

Riki Nirmawan – Staf COST KAI Commuter

Peduli Hal Kecil Demi Keselamatan Bersama

Safety bagi saya adalah keselamatan. Kalau kita sudah bekerja dengan aman, insyaallah kita juga lebih peduli terhadap keselamatan penumpang. Contohnya, saat kondisi stasiun sangat padat dan penumpang kerap terburu-buru, kita harus sigap mengingatkan mereka agar tidak melewati garis kuning di peron.

Kepedulian juga bisa ditunjukkan saat melakukan pembersihan. Rambu peringatan harus dipasang agar penumpang tidak terpeleset. Intinya, kita harus sama-sama peduli demi keselamatan bersama.”

 

Ahmad Nurohman – Standar dan Audit Investigasi KAI Commuter

Safety Adalah Fondasi Dalam Bekerja

“Bagi saya, safety adalah rasa aman dan terlindungi dari berbagai potensi bahaya, baik yang muncul dalam proses kerja maupun dari lingkungan kerja. Dengan keselamatan yang terjaga, kita dapat terhindar dari risiko kecelakaan maupun penyakit akibat kerja, sehingga mampu bekerja lebih optimal dan produktif.

Hal paling mendasar untuk mewujudkan keselamatan kerja adalah menerapkan budaya safety secara konsisten. Di KAI Commuter, hal itu diwujudkan melalui lima budaya keselamatan.”

 

Fajar Ramadan Firmansyah – Community and Events KAI Commuter

Bekerja Tenang dengan Mematuhi Prosedur

“Menurut saya, safety adalah ketika kita menjalankan tugas tanpa terjadi kendala atau masalah yang membahayakan. Rasa aman itu muncul saat setiap pekerjaan dilakukan sesuai prosedur dan mengikuti standar operasional yang berlaku.”

 

 

Trimukti – Authorization and Monitoring Staff KAI Commuter

Teliti Hal Kecil demi Lingkungan Kerja yang Aman

Safety adalah bagaimana kita menjaga keselamatan dengan menghindari berbagai risiko di unit kerja. Di lingkungan kerja saya, penerapan safety dilakukan dengan memastikan setiap dokumen tersusun rapi, terstruktur, dan sesuai prosedur agar tidak menimbulkan kesalahan kerja.

Selain itu, hal-hal sederhana juga perlu diperhatikan, seperti memastikan tutup botol minum tertutup rapat agar tidak tumpah dan menata kabel dengan rapi supaya tidak membahayakan saat beraktivitas.”