C-Tennis terbuka bagi seluruh Insan KAI Commuter. Dibentuk sebagai wadah bersama untuk menyalurkan hobi dan hidup lebih sehat.
Menjelang senja, ketika jam pulang kerja tiba dan sebagian orang memilih pulang, sejumlah Insan KAI Commuter justru bersiap menyambut pertandingan kecil mereka. Dari sebuah lapangan, di balik keringat yang menetes dan napas yang terengah, ada semangat baru yang sedang tumbuh di lingkungan KAI Commuter, yakni semangat untuk lebih sehat, lebih aktif, dan lebih terhubung lewat olahraga bernama tenis.
Commuter Tennis (C-Tennis), begitu nama komunitas ini, hadir sebagai ruang bagi para pencinta olahraga tenis di KAI Commuter. Didirikan pada awal Februari 2023, komunitas ini berkembang dari obrolan ringan antarpegawai. Aries Tri Mulyo, Ketua C-Tennis menjelaskan, dalam berbagai kesempatan mengobrol dengan rekan kerja, ia menyadari bahwa banyak penyuka olahraga tenis di KAI Commuter.
“Berawal dari ngobrol, ternyata banyak pegawai di KAI Commuter yang juga hobi tenis. Meskipun komunikasi putus-sambung, akhirnya kami sepakat kumpul dan bermain bersama. Lalu terbentuklah komunitas ini,” terang Aries.
Aries menambahkan, selain menjadi wadah bagi para pencinta tenis, C-Tennis sejatinya terbuka bagi siapa saja, termasuk bagi mereka yang belum pernah bermain dan menjajal olahraga ini. Anggota C-Tennis saat ini berjumlah 30 orang yang berasal dari Jabodetabek, maupun dari wilayah operasional KAI Commuter lainnya seperti wilayah VIII Surabaya.
Ruang Belajar bagi Siapa Saja
Senada dengan Aries, Riefky menuturkan, yang menyenangkan dari komunitas tenis ini ialah adanya pembagian waktu untuk bermain dan berlatih. Didorong kesadaran bahwa sebagian besar anggotanya merupakan para pemain pemula, untuk meningkatkan kemampuan individu, C-Tennis menghadirkan couch dalam setiap sesi latihannya.
“Kalau main di rumah, terkadang gap kemampuannya terlalu jauh sehingga jadi minder duluan. Kalau di C-Tennis, levelnya tidak terlalu jauh sehingga kita tidak malu saat bermain bersama,” ucap Riefky.
Pernyataan tersebut diamini oleh Gerald Angga, anggota termuda di komunitas ini. Ketertarikan Angga terhadap tenis masih terbilang baru. Berawal dari menemani istrinya yang mulai menjajal olahraga ini, ia pun tertartik untuk mencobanya. Ternyata, tak hanya dirinya yang penasaran dengan olahraga ini. Para suami yang awalnya hanya menemani istri mereka saja, kemudian memutuskan untuk bermain bersama.
“Akhirnya sama-sama terjerumus dan latihan bareng. Ternyata lama-lama asyik juga,” ujarnya sambil tersenyum.
Asyik dan seru, hal ini juga yang dirasakan oleh Amelia Anggaraini. Didorong rasa penasaran dengan olahraga tenis yang hype pada saat itu, ia kemudian menjajal bermain tenis pada 2022. Sempat bergabung dengan klub olahraga tenis yang seluruhnya beranggotakan perempuan, Amel kemudian memutuskan bergabung dengan C-Tennis. Menurutnya, berolahraga bersama selepas pulang kerja, selain seru, juga membuatnya lebih fresh.
“Awalnya coba-coba, ternyata lama-lama asyik juga. Akhirnya olahraga ini saya tekuni sampai sekarang. Meskipun sampai saat ini belum jago-jago banget.”
Wadah Bersama untuk Menggapai Hidup Sehat
Berbeda dengan Amel, Sobari Fadillah menekuni olahraga ini untuk memperluas networking-nya. Menurutnya, seorang sales yang mencoba membuka networking melalui jalur olahraga, tetapi tidak memiliki keterampilan di bidang olahraga tersebut, hanya akan mempermalukan dirinya sendiri. Hadirnya C-Tennis di KAI Commuter menjadi kesempatan dirinya mempelajari olahraga ini sehingga nantinya dapat digunakan untuk membuka networking melalui jalur olahraga.
“Tujuan awalnya memang untuk mendukung pekerjaan di kantor dan bonusnya adalah sehat. Kalau melihat di TV rasanya mudah, tetapi ketika mencoba sendiri, ternyata tidak semudah yang terlihat,” jelas Sobari.
Sobari berharap, ke depannya, semakin banyak Insan KAI Commuter yang tertarik untuk bergabung dengan C-Tennis. C-Tennis terbuka bagi Insan KAI Commuter baik karyawan lama, karyawan baru, pencinta olahraga tenis, maupun olahraga lainnya. Melalui komunitas ini diharapkan Insan KAI Commuter dapat hidup lebih sehat dan mempererat silaturahmi sesama rekan kerja.