Sepanjang 2025, KAI Commuter mencatatkan berbagai capaian positif. Dari sisi jumlah penumpang, KAI Commuter melayani 400.997.610 orang, meningkat 7,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 374.484.307 orang. Dari sisi ketepatan waktu, KAI Commuter berhasil menjaga konsistensinya, yakni 99,3 persen untuk keberangkatan dan 98,8 persen untuk kedatangan.
Memasuki 2026, KAI Commuter menatap tahun baru dengan optimisme. Pada tahun ini, perusahaan menargetkan dapat melayani 406.087.520 pengguna Commuter Line. Berikut petikan wawancara dengan Direktur Utama KAI Commuter, Mochamad Purnomo Sidi, mengenai capaian kinerja serta harapan perusahaan ke depan.

KAI Commuter mendapat PMN sebesar Rp1,8 triliun untuk pengadaan sarana KRL baru. Mengapa target penumpang hanya 1,27 persen dari tahun sebelumnya?
Perlu diketahui, PMN yang diterima oleh KAI Commuter diperuntukkan untuk pengadaan sarana KRL baru, yakni CLI-125 dari CRRC Sifang dan CLI-225 dari INKA. Sebanyak 27 trainset ini diperuntukkan untuk menggantikan rangkaian kereta KAI Commuter yang memasuki masa konservasi. Secara bertahap, banyak armada yang akan memasuki masa pensiun, sejak 2023 hingga 2027.

Apakah akan ada penambahan frekuensi perjalanan, terutama jalur Green Line dan Nambo?
Tahun ini belum ada perubahan atau penambahan frekuensi perjalanan. Total perjalanan Commuter Line Jabodetabek masih 1.065 perjalanan per hari. Kendati demikian, kami memastikan untuk melakukan perbaikan prasarana, seperti merenovasi stasiun sehingga penumpang merasa lebih nyaman. Selain itu, kami juga menghadirkan stasiun baru untuk mengakomodir kebutuhan penumpang, seperti Stasiun Jatake.

Bagaimana dengan CLI-225 produksi INKA?
Paling lama semuanya harus ter-deliver di bulan Juni ini. Semuanya, yakni total 16 trainset. Sesuai ketentuan, setiap dua bulan, INKA akan mengirimkan satu hingga dua trainset baru. Sehingga pada Juni nanti, 16 trainset sudah ter-deliver ke Jakarta. Saat ini kami tengah melakukan uji klinis untuk dua rangkaian kereta, yakni TS5 dan TS6.
Pada saat uji coba kemarin terdapat kendala di pintu kereta. Bagaimana dengan hal ini?
Kami sudah meminta perbaikan secara menyeluruh. Jadi, sudah dilakukan pemeriksaan secara menyuluruh. Kami memastikan bahwa TS5 harus bisa melewati uji 45 ribu kilometer tanpa satu fail pun. Kalau ada satu fail, maka harus dimulai lagi dari nol. Ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan.