Pemimpin yang Gemar Berdikusi

Share this article

Ia terlibat dalam babak penting transformasi layanan kereta api di Indonesia, mulai dari transformasi tiket kereta api manual ke sistem digital, hingga ekspansi jalur kereta api baru di Makassar.

Gotro Riyadi memulai kariernya di PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada 2009. Lulusan Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman ini menapaki langkah pertamanya di bagian niaga di bawah Direktorat Operasi PT KAI (Persero).

“Pada saat itu, belum ada Direktorat Niaga. Saya termasuk yang terlibat dalam pembentukan Direktorat Niaga PT KAI,” kenang Gotro.

Pria kelahiran Purwokerto ini menambahkan, selama lebih dari 15 tahun berkarier di industri perkeretaapian di Indonesia, ada banyak pengalaman yang sulit untuk dilupakan. Salah satu yang paling melekat dalam benaknya ialah ketika menjadi tim mutasi ticketing manual menuju sistem digital. Digitalisasi sistem tiket kereta api yang dilaksanakan pada periode 2010-2011 ini menghadirkan banyak tantangan.

Menurut Gotro, tantangan utamanya ialah mengubah kebiasaan pengguna kereta api dari yang sebelumnya terbiasa membeli tiket di stasiun untuk beralih membeli secara online. Agar transformasi berjalan mulus, tim mutasi merancang berbagai strategi, salah satunya dengan menerapkan digitalisasi tiket secara parsial yang dimulai dari rute Jakarta-Cirebon (PP).

“Kalau dulu penumpang kereta tidak terdata, dengan sistem ticketing online, jumlah penumpang bisa terdata dan akhirnya pendapatan naik. Itu impact paling besar dalam bisnis kereta, terutama di core bisnis angkutan penumpang,” Ucap Gotro.

Pengalaman lain yang tak kalah berkesan, lanjut Gotro, ialah ketika dilibatkan dalam proyek pengadaan sarana kereta api yang baru, peralatan baru, dan membangun kereta api perintis pada lintas Makassar- Parepare sepanjang 160 kilometer. “Ini juga paling berkesan karena ini kan bisnis baru, jalur baru, dan seluruhnya dibangun dari nol.”

 

Gemar Berdiskusi dengan Tim Kerja

Mengampu jabatan terakhir di PT KAI (Persero) sebagai VP Passenger Marketing, Gotro mengaku tak terbiasa berlama-lama di ruang kerja sendirian. Ia lebih nyaman berkeliling, menghampiri satu per satu timnya, kemudian berdiskusi dengan mereka.

“Kalau kita panggil ke ruangan, pasti ada gap. Kalau ada gap, mereka pasti merasa sungkan. Saya berusaha menghilangkan rasa sungkan itu dengan berdiskusi di sebelah mereka.”

Lebih jauh Gotro menjelaskan, seorang leader tidak boleh takut berdiskusi dengan timnya sendiri. Dalam setiap pekerjaan, ia selalu meminta masukan dari tim kerjanya. Langkah ini ia lakukan lantaran ia percaya bahwa tidak ada orang yang paling tahu dan paling mengerti atas suatu pekerjaan. Cara untuk bisa memahami dan mengerti suatu pekerjaan ialah dengan berdikusi.

Tantangan Baru di KAI Commuter 

Oktober 2023, menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya. Diamanahi kepercayaan sebagai Vice President Commercial KAI Commuter, tanggung jawab yang diembannya semakin luas. Jika sebelumnya ia berfokus meningkatkan pendapatan dari sisi angkutan penumpang, di KAI Commute, ia juga bertanggung jawab mendongkrak pendapatan dari sektor non penumpang (non farebox).

Tanggung jawabnya semakin luas ketika PT KAI (Persero) menyerahkan pengelolaan CL Basoetta kepada KAI Commuter. Menurut Gotro, hadirnya CL Basoetta menjadi tantangan bagi KAI Commuter, terutama mengubah habit Insan KAI Commuter dari yang sebelumnya hanya melayani PSO, kini harus mengelola bisnis penumpang komersial.

“Alhamdullah, sejak dikelola oleh KAI Commuter, volume penumpang yang sebelumnya hanya 2 ribu orang, meningkat lebih dari 6 ribu orang per hari. Pendapatan dalam satu tahun mencapai lebih dari Rp100 miliar. Menurut saya, ini pencapaian yang sangat bagus.”

Namun, pencapaian ini tidak akan tumbuh lebih baik jika individu di dalam perusahaan berhenti berinovasi. Oleh karena itu, ia berpesan kepada seluruh Insan KAI Commuter agar tidak pernah berhenti berinovasi. Menurutnya, saat ini, persaingan operator transportasi publik semakin ketat. KAI Commuter akan tertinggal oleh kompetitor jika berhenti berinovasi.

“Solusinya memang hanya inovasi. Improve terus baik personelnya maupun apa yang kita sediakan buat pelanggan, baik service maupun produk harus terus diperbarui.”

 

Pullquote:

“Seorang leader tidak boleh takut berdiskusi. Saya paling suka diskusi. Kalau ada pekerjaan atau apa pun, saya minta saran dan masukan dari semuanya.”

Gotro Riyadi – Vice President Commercial KAI Commuter