Penggerak Perubahan Transportasi Hijau

Share this article

KAI Commuter menempatkan keberlanjutan (sustainability) sebagai bagian penting dalam proses bisnis perusahaan. Berkomitmen menjadi menjadi penggerak perubahan menuju masa depan transportasi hijau.

Di tengah kepadatan kota dan meningkatnya tantangan akan kualitas udara, KAI Commuter mengambil peran strategis dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih bersih dan efisien. Melalui layanan transportasi massal berbasis listrik, perusahaan berupaya menekan jejak karbon sekaligus mendorong terwujudnya sistem transportasi perkotaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Performance Evaluation Senior Specialist 2 KAI Commuter Diah Bremany Sanjaya menuturkan, bagi KAI Commuter, keberlanjutan (sustainability) bukan sekadar jargon, melainkan bagian penting dari strategi bisnis dan operasional perusahaan. KAI Commuter memandang keberlanjutan tidak hanya sebatas tanggung jawab sosial, tetapi juga komitmen jangka panjang untuk menciptakan nilai bagi masyarakat, lingkungan, dan para pemangku kepentingan.

“Pengoperasian kereta rel listrik (KRL) sebagai moda transportasi massal berbasis listrik menjadi wujud nyata komitmen kami dalam menekan emisi gas rumah kaca dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil,” terang Diah.

Menjaga Lingkungan, Menggerakkan Perubahan

KAI Commuter menerapkan strategi keberlanjutan melalui tiga pilar utama, yakni lingkungan, sosial, dan tata kelola. Dalam aspek lingkungan, efisiensi energi dan pengurangan emisi menjadi prioritas utama perusahaan. Pengoperasian KRL terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam menekan emisi karbon dibandingkan moda transportasi berbahan bakar fosil.

Selain itu, KAI Commuter juga berkomitmen terhadap program penghijauan dan penataan ruang hijau di area stasiun melalui kegiatan penanaman pohon yang rutin digelar setiap tahun. Pengelolaan limbah padat dan cair secara bertanggung jawab turut menjadi fokus utama, termasuk upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Salah satu wujud nyata yang ditempuh ialah penyediaan water station di sejumlah stasiun.

Water station merupakan bentuk dukungan sekaligus edukasi kami kepada pengguna Commuter Line untuk mengurangi sampah plastik,” terang Diah.

KAI Commuter juga menerapkan inisiatif serupa di lingkungan internal dengan mendorong Insan KAI Commuter membawa tumbler dan lunch box untuk mengurangi plastik sekali pakai. Di samping itu, perusahaan menjalankan program efisiensi energi dan air di stasiun, depo, dan kantor operasional melalui penggunaan listrik hemat energi dan pengelolaan air yang lebih bijak. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan membangun budaya keberlanjutan dari dalam.

Dalam pilar sosial, KAI Commuter berkomitmen menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan pengguna jasa melalui berbagai program berkelanjutan. Salah satunya adalah Commuter for Community yang berfokus pada kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di sekitar jalur dan stasiun. Program ini menjadi wujud nyata peran KAI Commuter dalam membangun hubungan harmonis dengan lingkungan sosial di sekitar area operasional perusahaan.

Tak hanya itu, KAI Commuter juga memastikan aksesibilitas yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas, serta secara konsisten menggelar kampanye edukatif seperti “Ayo Naik KRL dengan Aman dan Nyaman” dan sosialisasi zero emission melalui media sosial, PID, dan running text di stasiun. KAI Commuter juga mengedukasi masyarakat bahwa setiap perjalanan dengan KRL dapat menghemat hingga 34 gram CO₂ per kilometer dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi.

Di sisi internal, KAI Commuter menghadirkan program Commuter Recycle, yakni mengolah pakaian dinas pegawai yang tidak terpakai dan Kartu Multi Trip (KMT) yang kedaluwarsa menjadi barang bernilai dan bermanfaat. Perusahaan juga terus meningkatkan pelatihan dan pengembangan kompetensi pegawai untuk memperkuat profesionalisme sekaligus mendorong kesejahteraan Insan KAI Commuter.

Sementara dalam pilar tata kelola, KAI Commuter memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di seluruh lini organisasi, mengembangkan transparansi dan pelaporan ESG, serta digitalisasi layanan dan sistem operasional untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas perusahaan. 

Manfaat Nyata bagi Masyarakat, Lingkungan, dan Perusahaan

Lebih jauh Diah menjelaskan, program-program keberlanjutan yang dijalankan oleh KAI Commuter telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, maupun perusahaan. Bagi masyarakat dan lingkungan, keberadaan Commuter Line menjadi solusi nyata dalam menekan emisi karbon sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Upaya ini turut berkontribusi pada peningkatan kualitas lingkungan perkotaan, yang tecermin dari berkurangnya kemacetan dan menurunnya tingkat polusi udara. Di sisi sosial, berbagai program pemberdayaan masyarakat, bantuan sosial, dan pelatihan bagi komunitas sekitar stasiun memperkuat kesejahteraan sosial sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap perilaku ramah lingkungan, seperti budaya tertib dan pengurangan sampah plastik.

Bagi perusahaan, program keberlanjutan yang diinisiasi oleh KAI Commuter telah memperkuat citra perusahaan sebagai penyedia transportasi publik yang bertanggung jawab dan berorientasi pada masa depan berkelanjutan. Berbagai program efisiensi energi, digitalisasi layanan, serta pengelolaan sumber daya yang efektif turut meningkatkan kinerja operasional perusahaan secara keseluruhan.

Penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) juga berkontribusi terhadap peningkatan kepercayaan para pemangku kepentingan, mulai dari pengguna jasa, mitra kerja, hingga regulator dan investor terhadap komitmen KAI Commuter dalam menghadirkan layanan transportasi hijau. Hal ini juga memperkuat kesiapan perusahaan dalam menghadapi tantangan masa depan, terutama kebijakan nasional dan global terkait penurunan emisi karbon dan transportasi hijau.

Menguatkan Ekosistem Transportasi Publik Berkelanjutan

Diah berharap, berbagai inisiatif keberlanjutan yang telah dijalankan oleh KAI Commuter dapat menjadi fondasi ekosistem transportasi publik yang lebih hijau, inklusif, dan berdaya saing tinggi. Keberlanjutan diharapkan bukan sekadar kebijakan, melainkan menjadi bagian dari DNA organisasi, sehingga setiap langkah operasional dan keputusan strategis selalu mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial.

Melalui inovasi hijau dan efisiensi energi, KAI Commuter optimistis dapat terus meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan transportasi yang andal dan ramah lingkungan. Perusahaan juga menargetkan diri menjadi benchmark transportasi publik berkelanjutan di Indonesia, sejalan dengan upaya pemerintah menuju net zero emission pada tahun 2060.

Ia juga berharap, inisiatif keberlanjutan ini semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk beralih ke transportasi publik sehingga memberikan dampak nyata dalam mengurangi emisi karbon dan kemacetan kota.

“Melalui penerapan program keberlanjutan ini, KAI Commuter berupaya menjadi penggerak perubahan menuju masa depan transportasi hijau, di mana pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan bisa berjalan selaras.”

 

Pullquote:

“KAI Commuter terus berupaya menjadi penggerak perubahan menuju masa depan transportasi hijau, di mana pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kelestarian lingkungan bisa berjalan selaras.”

Performance Evaluation Senior Specialist 2 KAI Commuter Diah Bremany Sanjaya