Kerja sama ini bertujuan mengembangkan sumber daya manusia, meningkatkan daya saing, dan memajukan industri perkeretaapian di Indonesia.
Komitmen KAI Commuter dalam meningkatkan layanan transportasi publik kepada masyarakat tidak hanya dilakukan dengan memastikan keandalan infrastruktur dan sarana saja, tetapi juga sumber daya manusianya. Kesadaran akan pentingnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang perekeretaapian mendorong KAI Commuter bersinergi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Politeknik Perkeretaapian Indonesia.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama antara KAI Commuter dengan Politeknik Perkeretaapian Indonesia di The Alana Hotel Solo pada Kamis, 13 Maret 2025.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto, Direktur Teknik KAI Commuter Denny Haryanto, Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter Broer Rizal, VP Human Capital KAI Commuter Arjo Pamantjar, dan VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus, Direktur Politeknik Perkeretaapian Indonesia Efendhi Prih Raharjo, Wakil Direktur Politeknik Perkeretaapian Indonesia Muhamad Nurhadi beserta jajaran.
Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto dalam sambutannya mengatakan, kerja sama antara KAI Commuter dengan Politeknik Perkeretaapian Indonesia sudah terjalin sejak 2022. Sepanjang 2022 hingga 2024, KAI Commuter telah menerima 20 mahasiswa Politeknik Perkeretaapian Indonesia untuk melakukan Praktik Kerja Lapangan dan penelitian.
“Kerja sama ini bertujuan untuk pengembangan sumber daya manusia di bidang perkeretaapian guna mempersiapkan talenta untuk bersaing dalam persaingan global serta meningkatkan kualitas sehingga dapat meningkatkan daya saing pada industrinya,” ucap Asdo.

Memajukan Industri Perkeretaapian Indonesia
Lebih jauh Asdo menerangkan, kerja sama ini meliputi program Praktik Kerja Lapangan, pemenuhan kebutuhan SDM perkeretaapian, pendidikan dan pelatihan, pengembangan kurikulum dan silabus, pertukaran tenaga ahli dan pengembangan teknologi dan inovasi sebagai upaya untuk mendukung berkembangnya kemajuan khususnya terkait pendidikan, dan kerja sama terkait bidang perkeretaapian lainnya.
“Penandatanganan nota kesepahaman ini sangat penting karena akan menjadi jembatan bagi kedua instansi untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di masing-masing instansi serta memajukan industri perkeretaapian di Indonesia,” terang Asdo.
Politeknik Perkeretaapian Indonesia merupakan perguruan tinggi vokasi negeri di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Berlokasi di Kota Madiun, Jawa Timur, Politeknik Perkeretaapian Indonesia menjalankan kelas reguler, yakni mendidik taruna baru lulusan SMA atau SMK maupun mendidik SDM perkeretaapian yang telah bekerja di pemerintahan dan perusahaan.
Program studi yang ditawarkan oleh Politeknik Perkeretaapian Indonesia antara lain, D3 Teknologi Mekanika Perkeretaapian, D3 Manajemen Transportasi Perkeretaapian, D3Teknologi Elektro Perkeretaapian, dan D3 Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian.

Pullquote:
“Penandatanganan nota kesepahaman ini sangat penting karena akan menjadi jembatan bagi kedua instansi untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di masing-masing instansi serta memajukan industri perkeretaapian di Indonesia.”
Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto