Tetap Sehat di Musim Penghujan

Share this article

Ada beragam penyakit yang mengintai di musim hujan. Lindungi diri dengan menjaga kebersihan diri, konsumsi vitamin, dan olahraga secara teratur. 

Musim hujan identik dengan berbagai penyakit. Pada musim ini, sejumlah virus dapat bereplikasi lebih cepat dibandingkan dengan musim kemarau. Rhinovirus, misalnya, virus yang menyebabkan flu ini bisa bereplikasi lebih cepat pada suhu yang lebih dingin. Begitu juga dengan virus Influenza, bisa tumbuh dan berkembang dengan stabil pada suhu dingin dan kering.

Mudahnya virus bereplikasi ditambah menurunnya daya tahan tubuh akan membuat tubuh kita rentan terhadap penyakit. Menurunnya daya tahan tubuh di musim hujan umumnya disebabkan perubahan suhu yang tiba-tiba akibat intensitas hujan yang tinggi. Selain itu, musim hujan juga meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air seperti seperti diare dan kolera. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, setidaknya lebih dari 3,4 juta orang menderita sakit yang ditularkan lewat air selama musim hujan.

Agar musim hujan tidak mengganggu kesehatan, menurunkan produktivitas hingga menganggu aktivitas sehari-hari, berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan agar tetap sehat dan bugar di musim hujan.

 

Menjaga Kebersihan Diri

Menjaga kebersihan diri dapat mengurangi risiko terserang penyakit menular. Cara memelihara kebersihan diri dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti membiasakan diri mencuci tangan. Gosok tangan kita dengan sabun setidaknya 20 detik, lalu bilas secara menyeluruh dan keringkan tangan dengan handuk atau tisu. Apabila tidak tersedia sabun dan air, gunakan hand sanitizer. Mencuci tangan penting agar kita terhindar dari virus, bakteri, dan kuman.

Cukupi Diri dengan Vitamin C dan Vitamin D

Kedua vitamin ini merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga sistem kekebalan tubuh kita. Kebutuhan vitamin C harian untuk perempuan adalah 75 mg, sementara laki-laki sebanyak 90 mg. Adapun kebutuhan harian vitamin D berkisar 400-800 iu, tergantung usia dan kondisi tubuh seseorang. Vitamin C dapat diperoleh dengan mengonsumsi buah dan sayur seperti jeruk, mangga, dan kiwi. Selain itu, kita juga dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengonsumsi suplemen vitamin C dan D.

Olahraga Secara Teratur

Musim hujan memang membuat sebagian orang malas beraktivitas, termasuk berolahraga. Kendati demikian, aktif bergerak atau melakukan olahraga rutin sangat penting untuk meningkatkan sistem imun. Berdasarkan saran WHO, kita dianjurkan untuk olahraga minimal 150 menit per pekan. Kita bisa membaginya dengan ke dalam lima sesi (hari) dengan setiap sesi selama 30 menit. Jika malas beraktivitas di luar ruang, kita bisa mencoba yoga di rumah atau latihan kardio di gym, seperti jogging dengan treadmill selama 30 menit setiap hari.

Pastikan Istirahat yang Cukup

Baik di musim hujan maupun di musim kemarau, istirahat yang cukup sangat penting bagi tubuh kita. Kebutuhan tidur yang tak terkecukupi membuat sistem kekebalan tubuh menurun sehingga kita rentan terserang penyakit. Studi dalam jurnal Behavioral Sleep Medicine menungkapkan bahwa tidur empat jam per malam selama enam hari dapat menurunkan 50 persen jumlah antibodi yang melawan virus influenza. Bagi orang dewasa, disarankan untuk tidur selama 7-9 jam setiap hari.