Pisah sambut ini menandai pergantian kepemimpinan di KAI Commuter sekaligus momentum untuk memperkuat keandalan sarana dan prasarana, serta meningkatkan kualitas layanan Commuter Line.
KAI Commuter menggelar acara pisah sambut Direktur Teknik di Commuter Line Hall pada 20 Oktober 2026. Kegiatan ini menandai pergantian kepemimpinan dari Denny Haryanto kepada Istiko Teguh Prasetiyo, sekaligus menjadi momentum untuk mengapresiasi pengabdian dan melanjutkan pengembangan sarana serta peningkatan keandalan operasional Commuter Line.
Komisaris Utama KAI Commuter Januar Parlindungan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Denny selama lima tahun menjalankan amanah sebagai Direktur Teknik. Menurutnya, fungsi teknik memiliki peran strategis dalam memastikan keselamatan, keandalan sarana dan prasarana, serta keberlangsungan operasional Commuter Line yang setiap hari melayani masyarakat.
Januar juga menyampaikan selamat bertugas kepada Istiko dan menekankan pentingnya menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan, memperkuat kolaborasi antarunit kerja, serta membangun tim teknik yang kompeten, disiplin, dan adaptif.
“Pergantian pejabat adalah bagian dari kesinambungan organisasi, bukan memulai semuanya dari awal. Kami berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan berbagai hal baik yang telah dibangun sekaligus melakukan penyempurnaan untuk mendukung kinerja perusahaan.”

Melanjutkan Pengembangan Sarana dan Modernisasi Layanan
Direktur Utama KAI Commuter Mochamad Purnomo Sidi turut mengapresiasi kontribusi Denny dalam menghadapi berbagai tantangan perusahaan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan sarana. Salah satu pencapaian penting selama periode tersebut adalah terwujudnya pengadaan kereta baru melalui kerja sama dengan PT INKA dan CRRC.
Selain pengembangan armada, Purnomo menyoroti perlunya upaya lanjutan untuk menekan gangguan operasional. Menurutnya, penurunan gangguan yang telah dicapai perlu diikuti dengan pendekatan baru melalui modernisasi peralatan, penyempurnaan prosedur pemeliharaan, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“Kita juga terus mendorong optimalisasi teknologi yang dimiliki perusahaan, termasuk aplikasi C-Access dan Kartu Multi Trip agar dapat memberikan manfaat lebih besar bagi operasional dan pengguna Commuter Line.”

Perlu Pendekatan Baru dalam Pemeliharaan
Dalam pesan perpisahannya, Denny Haryanto menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran KAI Commuter selama lima tahun menjalankan tugas. Ia juga menyoroti tantangan pemeliharaan sarana yang masih perlu diselesaikan meskipun tingkat gangguan telah menurun dibandingkan periode sebelumnya.
Menurut Denny, penurunan gangguan yang semakin sulit dicapai menunjukkan perlunya pendekatan baru dalam pemeliharaan. Digitalisasi melalui predictive maintenance dan condition-based maintenance menjadi salah satu langkah yang perlu dikembangkan untuk membantu mendeteksi potensi gangguan lebih dini dan menjaga performansi sarana.
Denny juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unit kerja yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya, termasuk dalam menghadapi berbagai tantangan teknis dan koordinasi lintas fungsi. Ia berharap upaya perbaikan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan melalui metode yang lebih efektif.