Lonjakan mobilitas penumpang di masa Lebaran tidak hanya menuntut kesiapan layanan di permukaan, tetapi juga kekuatan sistem di baliknya. Di balik perjalanan yang lancar, ada peran penting unit sarana yang memastikan setiap rangkaian tetap andal. Manager Overhaul KAI Commuter Budi Suroso menjelaskan bagaimana kesiapan tersebut dibangun dari sisi perawatan hingga penanganan gangguan.
Berapa jumlah sarana yang dipersiapkan di masa angkutan Lebaran?
Saat ini tersedia 102 trainset atau 1.276 unit kereta. Dari jumlah tersebut, sekitar 89 trainset beroperasi, sementara sisanya menjadi cadangan untuk mengantisipasi gangguan di lintas, termasuk memenuhi kebutuhan 70 perjalanan KA Bandara.
Bagaimana kesiapan sarana menghadapi angkutan Lebaran 2026?
Persiapan sudah kami lakukan jauh sebelum masa angkutan Lebaran. Selain perawatan rutin, kami menjalankan program “penebalan”, yaitu peningkatan kualitas pemeriksaan harian agar lebih rinci dan menyeluruh.

Bisa jelaskan mengenai program penebalan?
Penebalan adalah penguatan perawatan yang sangat detail, terutama perawatan harian atau daily check. Untuk melakukan program penebalan ini, tim overhaul diterjunkan untuk membantu pemeriksaan dan perawatan di Dipo maupun PUK.
Bagaimana dengan kesiapan sumber daya manusia?
Kami menyiagakan sekitar 200 personel dari unit overhaul yang terbagi ke dalam dua tim, yakni OHM dan OHD, kemudian disebar di 10 PUK dan 4 Dipo. Tujuannya untuk memastikan perawatan berjalan lebih optimal dan kesiapan sarana tetap terjaga.
Adakah program khusus lainnya yang dipersiapkan?
Kami juga menyiagakan posko yang bertujuan menyiapkan ketersediaan komponen siap pakai. Jadi, ketika ada gangguan berat dan tidak bisa dikerjakan di Dipo, kami mengirimkan suku cadang siap pakai sehingga ketika terjadi gangguan di lintas bisa segera diatasi.
Bagaimana pola penanganan jika terjadi gangguan di perjalanan?
Proses dimulai dari laporan masinis ke PKOC. Tim sarana yang siaga di OCC Manggarai akan langsung mengoordinasikan penanganan dengan frontliner terdekat. Jika gangguan ringan, bisa langsung ditangani di lokasi. Jika berat, akan disiapkan rangkaian pengganti dari Dipo.
Apa saja tantangan terbesar dari sisi sarana?
Saat ini tantangan lebih banyak berasal dari faktor eksternal, seperti gangguan listrik aliran atas (LAA). Namun, kondisi ini biasanya dapat segera diatasi dalam waktu singkat.
Apa harapan untuk angkutan Lebaran tahun ini?
Kami berharap target layanan dapat tercapai tanpa gangguan, sehingga penumpang dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat.