Lingkungan Nyaman Kinerja Makin Optimal

Share this article

Divisi COS KAI Commuter berhasil meraih juara 5R Challenge periode Februari 2026. Buah dari konsistensi menerapkan budaya 5R dalam bekerja.

Program 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) terus digaungkan di lingkungan KAI Commuter sebagai upaya menciptakan ruang kerja yang aman, nyaman, dan produktif. Di Divisi COS, penerapan 5R diperkuat seiring dengan penataan lingkungan kerja yang semakin optimal, termasuk melalui dukungan fasilitas kerja yang tertata dan fungsional.

Safety Inspector Junior Specialist 2 KAI Commuter Muhammad Solih Bagus Apristia menjelaskan, lingkungan kerja yang didukung dengan fasilitas penyimpanan yang memadai membantu pegawai menerapkan kebiasaan kerja yang lebih tertib. Setiap pegawai memiliki lemari dan ruang penyimpanan masing-masing sehingga dokumen dan peralatan kerja dapat dikelola dengan lebih rapi.

“Sejak awal kami sudah dibiasakan untuk menyimpan dokumen dan barang kerja di lemari. Jadi, di meja hanya yang sedang diproses saja,” ujarnya.

Bagus menambahkan, kebiasaan tersebut juga didukung oleh kesadaran individu dalam menjaga kerapian area kerja. Setelah digunakan, peralatan kerja seperti alat inspeksi dan perangkat lainnya langsung dikembalikan ke tempat semula. Hal serupa juga diterapkan pada penggunaan listrik, di mana pegawai saling mengingatkan untuk mematikan atau mencabut perangkat sebelum meninggalkan ruangan.

Pembiasaan yang Menjadi Kebiasaan Bersama

Safety Inspector Junior Specialist 3 KAI Commuter Dede Irvan menambahkan, penerapan  5R di unit COS tidak terlepas dari budaya saling mengingatkan antarpegawai, khususnya dalam mengidentifikasi potensi risiko di tempat kerja.

“Karena di HSE, kami terbiasa melihat potensi bahaya. Jadi hal-hal seperti kabel atau barang yang tidak tertata juga menjadi perhatian,” jelasnya.

Menurut Irvan, lingkungan kerja yang tertata mendorong terbentuknya kebiasaan serupa di antara rekan kerja. Ketika satu area kerja terlihat rapi, pegawai lain terdorong untuk melakukan hal yang sama, sehingga tercipta suasana kerja yang lebih tertib secara kolektif.

Lingkungan Tertata, Aktivitas Kerja Lebih Efektif

Bagus menambahkan, lingkungan kerja yang tertata memberikan kenyamanan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari. Selain itu, kebiasaan yang telah terbentuk di internal tim juga mendorong terciptanya suasana kerja yang saling mendukung dalam menjaga kerapian.

Ke depan, ia berharap penerapan 5R dapat terus dipertahankan di seluruh unit, seiring dengan penguatan sistem kerja yang lebih terintegrasi. Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga kerapian lingkungan kerja, tetapi juga mendorong efektivitas melalui peningkatan digitalisasi serta pemanfaatan media internal untuk memperluas pemahaman dan kesadaran pegawai terhadap budaya 5R.

Selaras dengan Bagus, Irvan berharap, melalui implementasi 5R ini, Insan KAI Commuter terus meningkatkan kesadaran akan keselamatan, termasuk membudayakan hemat listrik dan mematikan peralatan yang tidak digunakan. Selain itu, ia berharap meningkatnya kesadaran untuk merapikan kabel-kabel yang berantakan karena berpotensi menimbulkan bahaya.

“Kami juga berharap, melalui implementasi budaya 5R ini, kesadaran kita akan keselamatan terus meningkat dan membuat kita lebih rapi dalam mengelola dokumen.”